Saturday, August 23, 2014


RINGKASAN KHOTBAH MINGGU 24 AGUSTUS 2014
DI GMI SAMPURAN, PULAU SIBANDANG

Nats Alkitab  : Matius 16:13-20
Thema              : Pengenalan kita kepada Tuhan akan berkembang sesuai dengan pergaulan kita denganNya.
Oleh                : Pdt. T.M. Karo-karo, STh,MA

       I.            Penjelasan Nats
Matius 16:13-20 mengisahkan bagaimana Tuhan Yesus bertanya kepada murid-muridNya tentang pendapat orang mengenai siapa diriNya. Hasilnya? Pengenalan orang-orang tentang Yesus keliru! Ada yang mengatakan Yesus adalah Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia atau salah seorang dari para nabi. Yesus lalu bertanya kepada murid-muridNya tentang pendapat mereka sendiri:“Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”. Perkataan ini ditujukan kepada seluruh murid “katamu” berbentuk jamak lebih berarti : kata kalian. Atas pertanyaan ini Petrus, yang bertindak sebagai juru bicara mereka menjawab: “Engkau adalah Mesias!”Jawaban ini mendapat tanggapan dari Tuhan Yesus dengan perkataan, ”Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya”. Apa arti ucapan Yesus ini?
Ada penafsir yang memahami bahwa ucapan ini hendak mengatakan bahwa gereja akan didirikan di atas ‘petra’ (batu karang), maksudnya di atas pribadi Petrus. Namun sesunggguhnya, jika kita melihat teks asli serta konteksnya, maka akan kita temukan bahwa maksud sesungguhnya dari ucapan Yesus ini hendak menegaskan bahwa Tuhan Yesus akan mendirikan jemaatNya di atas pengakuan Petrus, bukan di atas pribadi Petrus. Gereja akan dibangun di atas pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias! Hal ini juga ditegaskan dalam 1 Korintus 3:11, “Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus”. Dengan kata lain, gereja adalah kumpulan orang yang percaya dan mengaku bahwa Yesus adalah Mesias. Dan dimana ‘Tuhan Yesus diakui sebagai Sang Mesias, Anak Allah yang hidup’, di sana berdiri GerejaNya. Selama Gereja memelihara pengakuan ini, maka pintu-pintu gerbang penjara Hades, yaitu alam maut, tidak akan pernah akan memerangkapnya.

   II.            Aplikasi
1.      Pengenalan  kepada  Yesus berbeda-beda/cara pandang pada gereja juga  berbeda-beda.
·        Ketika orang melihat “gereja” cara pandang mereka berbeda-beda sesuai dengan pemahaman dan pengenalan mereka kepada Yesus Kristus. Mereka akan mengatakan bahwa gereja adalah : organisasi social, sekedar tempat bersekutu (STM), suatu tempat untuk menyalurkan bakat, tempat untuk menampilkan diri bahkan tempat untuk mendapatkan keuntungan.
·        Pengenalan kita pada Tuhan akan berkembang sesuai dengan pergaulan kita dengan Dia. Semakin sering kita bergaul dengan Dia maka kita akan semakin mengenal dia dengan benar. Seseorang yang baru disembuhkan dari sakit penyakit oleh karena kuasa doa maka dia mengenal Tuhan sebagai seorang Tabib. Jika dia tidak terus bergaul dengan Tuhan maka pengenalannya pada Tuhan tidak akan berkembang dan hanya sampai di situ saja.
·        Jika kita mau kita mengenal (ginosko/yada) Tuhan dengan benar dan lebih baik, lebih dalam lagi mari kita bergaul dengan dia melalui:
-          Firmannya
-          Doa
Mrnjadikan Dia sahabat di dalam seluruh eksistensi hidup kita.
2.      Mengenal Tuhan itu dengan pengalaman pribadi, bukan dengan apa yang dikatakan orang.
“menurut kamu sendiri” siapakah Aku---tidak perlu lagi apa yang dikatakan orang tetapi menurut diri sendiri. Mungkin saja “kata orang” bisa saja mempengaruhi pengenalan kita, tetapi dengan pergaulan langsung  akan meluruskan pengenalan kita kepada Tuhan. Sehingga iman kita tidak ikut-ikutan
3.      Yesus mendirikan Gerejanya di atas Batu karang yang teguh
Dengan jawaban itu Yesus berkata ”Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya”. Apa arti ucapan Yesus ini?
Jika kita melihat teks asli serta konteksnya, maka akan kita temukan bahwa maksud sesungguhnya dari ucapan Yesus ini hendak menegaskan bahwa Tuhan Yesus akan mendirikan jemaatNya di atas pengakuan Petrus, bukan di atas pribadi Petrus. Gereja akan dibangun di atas pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias! Hal ini juga ditegaskan dalam 1 Korintus 3:11, “Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus”. Dengan kata lain, gereja adalah kumpulan orang yang percaya dan mengaku bahwa Yesus adalah Mesias. Dan dimana ‘Tuhan Yesus diakui sebagai Sang Mesias, Anak Allah yang hidup’, di sana berdiri GerejaNya. Selama Gereja memelihara pengakuan ini, maka pintu-pintu gerbang penjara Hades, yaitu alam maut, tidak akan pernah akan memerangkapnya.





No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.